Rabu, 23 Desember 2015

MERAPI MERBABU

Berbagi Destinasi Wisata yang ada di Jawa Tengah dan Yogyakarta more pict follow instagram @repostwisata.jatengdiy

Curug Onje, desa Duren, Bejen, kabupaten Temanggung

Berbagi Destinasi Wisata yang ada di Jawa Tengah dan Yogyakarta more pict follow instagram @repostwisata.jatengdiy

MASJID AGUNG SEMARANG

Berbagi Destinasi Wisata yang ada di Jawa Tengah dan Yogyakarta more pict follow instagram @repostwisata.jatengdiy

Curug Pandawa Banyumas

#Repost @rizkidwiromadoni ・・・ Pagi guys ,pagi brooo,pagi semuanya,kali ini gua mau nyuguhin indahnya alam banyumas raya nih bro,,coba liat alam sekitar masih asri dan indah brooo,walau badan blm begitu bagus yg penting gua Alhamdulilah bisa ngatasin trackingnya brooo dan mensyukuri semua dari Nya,,siap sebelumnya ,jangan kalah sebelum tanding ,ini dia Loc. curugpandawa Banyumas #jawatengah #instapurwokerto #explorebanyumas #explorecentraljava #kamerahpGw #janganpanikmaripiknik #xiaomi #redmi1s #mifans_purwokerto #wisatajateng #indotravellers #ayodolan #jalan-jalanterus #waterfall #nature #vscocam #flirtingwithnature #indonesia #mataponsel #kerengan #folkgreen #lifevolkindonesia #lifevolk #bhinekatrip #instagram #mata_camera #nyampahgakasik #rwjt #repostwisatajateng

A photo posted by Wisata Jawa Tengah dan DIY (@repostwisata.jatengdiy) on

TELAGA SUNYI , Baturaden Banyumas

BOROBUDUR

Gunung Sindoro Wonosobo - Jawa Tengah

Waduk Cengklik, Boyolali

TRACKING MANGROVE AT KAMPUNG LAUT CILACAP

Kalipat, Nusakambangan Cilacap

Curug Onje, desa Duren, Bejen, kabupaten Temanggung

Lawang Sewu, Semarang, Central Java




Lawang Sewu (bahasa Indonesia: seribu pintu) adalah gedung gedung bersejarah di Indonesia yang berlokasi di Kota Semarang, Jawa Tengah. Gedung ini, dahulu yang merupakan kantor dari Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS. Dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907. Terletak di bundaran Tugu Muda yang dahulu disebut Wilhelminaplein.

Masyarakat setempat menyebutnya Lawang Sewu karena bangunan tersebut memiliki pintu yang sangat banyak, meskipun kenyataannya, jumlah pintunya tidak mencapai seribu. Bangunan ini memiliki banyak jendela yang tinggi dan lebar, sehingga masyarakat sering menganggapnya sebagai pintu (lawang).

Bangunan kuno dan megah berlantai dua ini setelah kemerdekaan dipakai sebagai kantor Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI) atau sekarang PT Kereta Api Indonesia. Selain itu pernah dipakai sebagai Kantor Badan Prasarana Komando Daerah Militer (Kodam IV/Diponegoro) dan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Perhubungan Jawa Tengah. Pada masa perjuangan gedung ini memiliki catatan sejarah tersendiri yaitu ketika berlangsung peristiwa Pertempuran lima hari di Semarang (14 Oktober - 19 Oktober 1945). Gedung tua ini menjadi lokasi pertempuran yang hebat antara pemuda AMKA atau Angkatan Muda Kereta Api melawan Kempetai dan Kidobutai, Jepang. Maka dari itu Pemerintah Kota Semarang dengan Surat Keputusan Wali Kota Nomor. 650/50/1992, memasukan Lawang Sewu sebagai salah satu dari 102 bangunan kuno atau bersejarah di Kota Semarang yang patut dilindungi.

Saat ini bangunan tua tersebut telah mengalami tahap konservasi dan revitalisasi yang dilakukan oleh Unit Pelestarian benda dan bangunan bersejarah PT Kereta Api Persero

Sejarah
Bangunan Lawang Sewu dibangun pada 27 Februari 1904 dengan nama lain Het hoofdkantor van de Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (Kantor Pusat NIS). Awalnya kegiatan administrasi perkantoran dilakukan di Stasiun Semarang Gudang (Samarang NIS), namun dengan berkembangnya jalur jaringan kereta yang sangat pesat, mengakibatkan bertambahnya personil teknis dan tenaga administrasi yang tidak sedikit seiring berkembangnya administrasi perkantoran.

Pada akibatnya kantor NIS di stasiun Samarang NIS tidak lagi memadai. Berbagai solusi dilakukan NIS antara lain menyewa beberapa bangunan milik perseorangan sebagai solusi sementara yang justru menambah tidak efisien. Apalagi letak stasiun Samarang NIS berada di dekat rawa sehingga urusan sanitasi dan kesehatan pun menjadi pertimbangan penting. Maka, diusulkanlah alternatif lain: membangun kantor administrasi di lokasi baru. Pilihan jatuh ke lahan yang pada masa itu berada di pinggir kota berdekatan dengan kediaman Residen. Letaknya di ujung Bodjongweg Semarang (sekarang Jalan Pemuda), di sudut pertemuan Bodjongweg dan Samarang naar Kendalweg (jalan raya menuju Kendal).

NIS mempercayakan rancangan gedung kantor pusat NIS di Semarang kepada Prof. Jacob F. Klinkhamer (TH Delft) dan B.J. Quendag, arsitek yang berdomisili di Amsterdam. Seluruh proses perancangan dilakukan di Belanda, baru kemudian gambar-gambar dibawa ke Kota Semarang. Melihat dari cetak biru Lawang Sewu tertulis bahwa site plan dan denah bangunan ini telah digambar di Amsterdam pada tahun 1903. Begitu pula kelengkapan gambar kerjanya dibuat dan ditandatangani di Amsterdam tahun 1903.

sumber : wikipedia indonesia (https://id.wikipedia.org/wiki/Lawang_Sewu)

Curug Kaliterus

#Repost @androzmeda ・・・ Curug Kaliterus berada di Dusun Kaliterus Desa/Kecamatan Karanggayam. Nama awalnya adalah Curug Silangit namun nama tersebut sudah disematkan ke Curug yg berada di Dusun Bacalbalong Desa Sidoagung Kecamatan Sruweng. Curug ini musiman karena bukan berada di aliran sungai dengan DAS yg luas. Curug Kaliterus berada di lereng tenggara Bukit Tutukan (273 mdpl) dan disusun oleh perselingan batu pasir pada formasi halang (?). Sila yg mau blusukan kesana di musim hujan besok. (Pic: Iman Suparman) #kebumen #jateng #indonesia #wonderfulindonesia #centraljava #explore_kebumen #kebumenkeren #mtma_kebumen #airterjun #curug #karanggayam #karangsambung #geopark #geology #nature #kebumenmemotret #spotkebumen #visitkebumen #travelgram #traveling #repostwisatajateng #wisatajateng #rwjt

A photo posted by Wisata Jawa Tengah dan DIY (@repostwisata.jatengdiy) on

Selasa, 22 Desember 2015

Air Terjun Rahtawu. Kudus Jawa Tengah

Curug Siklotok, Kaligesing Purworejo..

Senja di hutan kota gergunung Klaten Jawa Tengah

Wedi Putih (Pasir Putih) ; Karang Agung, Argopeni, Ayah, Kebumen

Pantai Pasir Kencana, Pekalongan

Pantai Lampon, Kebumen

Cetho Temple

A photo posted by Wisata Jawa Tengah (@repostwisata.jawatengah) on

Kamis, 03 Desember 2015

CANDI SELOGRIYO MAGELANG JAWA TENGAH


Lokasi : Dusun Campurejo Desa Kembangkuning Kec.Windusari Kab.Magelang
Candi ini diperkirakan dibangun pada abad ke-9 M, pada masa Kerajaan Mataram Kuna.

Aksesbilitas : Candi Selogriyo berada di lereng timur kumpulan tiga bukit, yakni Bukit Condong, Giyanti, dan Malang, dengan ketinggian 740 mdpl. Secara administratif, candi ini berada di Desa kembangkuning, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang. Route yang terdekat adalah jalur Magelang-Bandongan. Sesampai di Pasar Bandongan belok ke kanan menuju kecamatan Windusari. Di sebuah pertigaan terdapat papan petunjuk arah ke candi. Bila dari arah Semarang akses jalan bisa lewat Kalibening sebelum Pasar Payaman,secang sisi kanan jalan.jalan lurus kurang lebih 5 km sampai di pertigaan windusari yang ada tugu windusari.ambil arah kiri menuju Bandongan.sampai di pertigaan kecil ada papan petunjuk candi ikuti arah jalan ke kanan dan sedikit menanjak.motor masih tetap aman melewati jalanan candi selogriyo.sampai di pos tiket ambil tiket dan bayar lanjut kembali.kendaraan masih bisa sampai di gerbang bawah pintu masuk Candi Selogriyo.

SUMBER: http://sutrisnasmg.blogspot.co.id/2015/01/candi-selogriyo.html

CANDI PLAOSAN, KLATEN, JAWA TENGAH

Plaosan "Ketika Berkaca Pada Batu" Candi Plaosan adalah bukti fisik perbaduan agama Budha dan Hindu, karena berdasarkan latar belakang sejarah, candi Plaosan dibangun oleh Sri Kahulunan/ Pramodhawardani yg merupakan anak pembesar Wangsa Syailendra yang beragama Budha dan Rakai Pikatan yang merupakan salah satu Raja Mataram Kuno yang beragama Hindu. Keduanya menikah dan mendirikan bangunan suci (candi plaosan). Arsitektur agama Budha dapat dilihat pada candi keberadaan 2 candi Induk bersama Stupa. Arsitektur agama Hindu dapat dilihat pada candi Perwara yang mengitari Candi Induk. Ini adalah pesan dari Rakai Pikatan dan Pramodhawardani bahwa perbedaan entah Agama, Ras, Budaya, Keturunan, Kepercayaan, Latar Belakang bukanlah penghalang untuk hidup yang lebih baik. Maka apabila masih ada yang membedabedakan latar belakang orang lain, maka cobalah untuk "BERKACA PADA BATU" (PLAOSAN)

Gunung Prahu, Dieng Wonosobo

Lawang sewu & Tugu muda Semarang

Taman Nasional Karimun Jawa, Jepara, Jawa Tengah

Lokasi : Taman Nasional Karimun Jawa, Jepara, Jawa Tengah

Blackcanyon Pekalongan, Jawa Tengah

Umbul Ponggok Klaten Jawa Tengah

Kedung Sipingit Petungkriyono Kab Pekalongan Indonesia