Destinasi Wisata yang berada di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta
Tampilkan postingan dengan label wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata. Tampilkan semua postingan
Kamis, 24 November 2016
Pantai Lampon, Kebumen Jawa Tengah
Berbagi Pesona Wisata yang ada di Jawa Tengah dan Yogyakarta
more pict follow instagram @repostwisata.jatengdiy
Rabu, 02 Maret 2016
Karang Pengantin, Tanjung Karang, Pasir
Berbagi Destinasi Wisata yang ada di Jawa Tengah dan Yogyakarta more pict follow instagram @repostwisata.jatengdiyA photo posted by Wisata Jawa Tengah dan DIY (@repostwisata.jatengdiy) on
Jumat, 26 Februari 2016
BATURADEN
Berbagi Destinasi Wisata yang ada di Jawa Tengah dan Yogyakarta more pict follow instagram @repostwisata.jatengdiyA photo posted by Wisata Jawa Tengah dan DIY (@repostwisata.jatengdiy) on
At goa trawang, Blora, central java .indonesia
Berbagi Destinasi Wisata yang ada di Jawa Tengah dan Yogyakarta more pict follow instagram @repostwisata.jatengdiyA photo posted by Wisata Jawa Tengah dan DIY (@repostwisata.jatengdiy) on
Loc. Mt Sindoro at Wonosobo
Berbagi Destinasi Wisata yang ada di Jawa Tengah dan Yogyakarta more pict follow instagram @repostwisata.jatengdiyA photo posted by Wisata Jawa Tengah dan DIY (@repostwisata.jatengdiy) on
Curug Bajing (bajing waterfall)
Berbagi Destinasi Wisata yang ada di Jawa Tengah dan Yogyakarta more pict follow instagram @repostwisata.jatengdiy
Candi Bugisan, prambanan, klaten, jateng
Berbagi Destinasi Wisata yang ada di Jawa Tengah dan Yogyakarta more pict follow instagram @repostwisata.jatengdiyA photo posted by Wisata Jawa Tengah dan DIY (@repostwisata.jatengdiy) on
Rabu, 23 Desember 2015
TRACKING MANGROVE AT KAMPUNG LAUT CILACAP
A photo posted by Wisata Jawa Tengah dan DIY (@repostwisata.jatengdiy) on
Kalipat, Nusakambangan Cilacap
A photo posted by Wisata Jawa Tengah dan DIY (@repostwisata.jatengdiy) on
Lawang Sewu, Semarang, Central Java
A photo posted by Wisata Jawa Tengah dan DIY (@repostwisata.jatengdiy) on
Lawang Sewu (bahasa Indonesia: seribu pintu) adalah gedung gedung bersejarah di Indonesia yang berlokasi di Kota Semarang, Jawa Tengah. Gedung ini, dahulu yang merupakan kantor dari Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS. Dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907. Terletak di bundaran Tugu Muda yang dahulu disebut Wilhelminaplein.
Masyarakat setempat menyebutnya Lawang Sewu karena bangunan tersebut memiliki pintu yang sangat banyak, meskipun kenyataannya, jumlah pintunya tidak mencapai seribu. Bangunan ini memiliki banyak jendela yang tinggi dan lebar, sehingga masyarakat sering menganggapnya sebagai pintu (lawang).
Bangunan kuno dan megah berlantai dua ini setelah kemerdekaan dipakai sebagai kantor Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI) atau sekarang PT Kereta Api Indonesia. Selain itu pernah dipakai sebagai Kantor Badan Prasarana Komando Daerah Militer (Kodam IV/Diponegoro) dan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Perhubungan Jawa Tengah. Pada masa perjuangan gedung ini memiliki catatan sejarah tersendiri yaitu ketika berlangsung peristiwa Pertempuran lima hari di Semarang (14 Oktober - 19 Oktober 1945). Gedung tua ini menjadi lokasi pertempuran yang hebat antara pemuda AMKA atau Angkatan Muda Kereta Api melawan Kempetai dan Kidobutai, Jepang. Maka dari itu Pemerintah Kota Semarang dengan Surat Keputusan Wali Kota Nomor. 650/50/1992, memasukan Lawang Sewu sebagai salah satu dari 102 bangunan kuno atau bersejarah di Kota Semarang yang patut dilindungi.
Saat ini bangunan tua tersebut telah mengalami tahap konservasi dan revitalisasi yang dilakukan oleh Unit Pelestarian benda dan bangunan bersejarah PT Kereta Api Persero
Sejarah
Bangunan Lawang Sewu dibangun pada 27 Februari 1904 dengan nama lain Het hoofdkantor van de Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (Kantor Pusat NIS). Awalnya kegiatan administrasi perkantoran dilakukan di Stasiun Semarang Gudang (Samarang NIS), namun dengan berkembangnya jalur jaringan kereta yang sangat pesat, mengakibatkan bertambahnya personil teknis dan tenaga administrasi yang tidak sedikit seiring berkembangnya administrasi perkantoran.
Pada akibatnya kantor NIS di stasiun Samarang NIS tidak lagi memadai. Berbagai solusi dilakukan NIS antara lain menyewa beberapa bangunan milik perseorangan sebagai solusi sementara yang justru menambah tidak efisien. Apalagi letak stasiun Samarang NIS berada di dekat rawa sehingga urusan sanitasi dan kesehatan pun menjadi pertimbangan penting. Maka, diusulkanlah alternatif lain: membangun kantor administrasi di lokasi baru. Pilihan jatuh ke lahan yang pada masa itu berada di pinggir kota berdekatan dengan kediaman Residen. Letaknya di ujung Bodjongweg Semarang (sekarang Jalan Pemuda), di sudut pertemuan Bodjongweg dan Samarang naar Kendalweg (jalan raya menuju Kendal).
NIS mempercayakan rancangan gedung kantor pusat NIS di Semarang kepada Prof. Jacob F. Klinkhamer (TH Delft) dan B.J. Quendag, arsitek yang berdomisili di Amsterdam. Seluruh proses perancangan dilakukan di Belanda, baru kemudian gambar-gambar dibawa ke Kota Semarang. Melihat dari cetak biru Lawang Sewu tertulis bahwa site plan dan denah bangunan ini telah digambar di Amsterdam pada tahun 1903. Begitu pula kelengkapan gambar kerjanya dibuat dan ditandatangani di Amsterdam tahun 1903.
sumber : wikipedia indonesia (https://id.wikipedia.org/wiki/Lawang_Sewu)
Selasa, 22 Desember 2015
Curug Siklotok, Kaligesing Purworejo..
A photo posted by Wisata Jawa Tengah (@repostwisata.jawatengah) on
Senja di hutan kota gergunung Klaten Jawa Tengah
A photo posted by Wisata Jawa Tengah (@repostwisata.jawatengah) on
Kamis, 03 Desember 2015
CANDI PLAOSAN, KLATEN, JAWA TENGAH
Plaosan "Ketika Berkaca Pada Batu" Candi Plaosan adalah bukti fisik perbaduan agama Budha dan Hindu, karena berdasarkan latar belakang sejarah, candi Plaosan dibangun oleh Sri Kahulunan/ Pramodhawardani yg merupakan anak pembesar Wangsa Syailendra yang beragama Budha dan Rakai Pikatan yang merupakan salah satu Raja Mataram Kuno yang beragama Hindu. Keduanya menikah dan mendirikan bangunan suci (candi plaosan). Arsitektur agama Budha dapat dilihat pada candi keberadaan 2 candi Induk bersama Stupa. Arsitektur agama Hindu dapat dilihat pada candi Perwara yang mengitari Candi Induk. Ini adalah pesan dari Rakai Pikatan dan Pramodhawardani bahwa perbedaan entah Agama, Ras, Budaya, Keturunan, Kepercayaan, Latar Belakang bukanlah penghalang untuk hidup yang lebih baik. Maka apabila masih ada yang membedabedakan latar belakang orang lain, maka cobalah untuk "BERKACA PADA BATU" (PLAOSAN)A photo posted by Wisata Jawa Tengah (@repostwisata.jawatengah) on
Taman Nasional Karimun Jawa, Jepara, Jawa Tengah
Lokasi : Taman Nasional Karimun Jawa, Jepara, Jawa Tengah
Kamis, 27 Agustus 2015
Pantai Watu Kranjang Kebumen.
Photo by: @real_aim (on instagram)
Pantai Watu Kranjang Kebumen.
Pantai Watu Keranjang, adalah sebelah timur pantai pedalen dan sebelah barat pantai karang agung, pantai yang satu ini juga termasuk pantai hits di kebumen lho, selain karang bolong dan watu pendel, pantai ini juga memiliki batu karang yang bolong. ↔↔↔
💁 Pantai Watu keranjang 💁 Desa Argopeni 💁 Kec Ayah 💁 Kab. Kebumen
link acount repost wisata Jawa Tengah
id ig: @repostwisata.jawatengah https://instagram.com/p/6213FTI_Uz/
id FB: repost wisata jawatengah :https://www.facebook.com/destinasijatengdiy
id Twitter : @retweet_kebumen :https://twitter.com/Retweet_Kebumen
Langganan:
Postingan (Atom)
