Tampilkan postingan dengan label WISATA CANDI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WISATA CANDI. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Desember 2015

CANDI SELOGRIYO MAGELANG JAWA TENGAH


Lokasi : Dusun Campurejo Desa Kembangkuning Kec.Windusari Kab.Magelang
Candi ini diperkirakan dibangun pada abad ke-9 M, pada masa Kerajaan Mataram Kuna.

Aksesbilitas : Candi Selogriyo berada di lereng timur kumpulan tiga bukit, yakni Bukit Condong, Giyanti, dan Malang, dengan ketinggian 740 mdpl. Secara administratif, candi ini berada di Desa kembangkuning, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang. Route yang terdekat adalah jalur Magelang-Bandongan. Sesampai di Pasar Bandongan belok ke kanan menuju kecamatan Windusari. Di sebuah pertigaan terdapat papan petunjuk arah ke candi. Bila dari arah Semarang akses jalan bisa lewat Kalibening sebelum Pasar Payaman,secang sisi kanan jalan.jalan lurus kurang lebih 5 km sampai di pertigaan windusari yang ada tugu windusari.ambil arah kiri menuju Bandongan.sampai di pertigaan kecil ada papan petunjuk candi ikuti arah jalan ke kanan dan sedikit menanjak.motor masih tetap aman melewati jalanan candi selogriyo.sampai di pos tiket ambil tiket dan bayar lanjut kembali.kendaraan masih bisa sampai di gerbang bawah pintu masuk Candi Selogriyo.

SUMBER: http://sutrisnasmg.blogspot.co.id/2015/01/candi-selogriyo.html

CANDI PLAOSAN, KLATEN, JAWA TENGAH

Plaosan "Ketika Berkaca Pada Batu" Candi Plaosan adalah bukti fisik perbaduan agama Budha dan Hindu, karena berdasarkan latar belakang sejarah, candi Plaosan dibangun oleh Sri Kahulunan/ Pramodhawardani yg merupakan anak pembesar Wangsa Syailendra yang beragama Budha dan Rakai Pikatan yang merupakan salah satu Raja Mataram Kuno yang beragama Hindu. Keduanya menikah dan mendirikan bangunan suci (candi plaosan). Arsitektur agama Budha dapat dilihat pada candi keberadaan 2 candi Induk bersama Stupa. Arsitektur agama Hindu dapat dilihat pada candi Perwara yang mengitari Candi Induk. Ini adalah pesan dari Rakai Pikatan dan Pramodhawardani bahwa perbedaan entah Agama, Ras, Budaya, Keturunan, Kepercayaan, Latar Belakang bukanlah penghalang untuk hidup yang lebih baik. Maka apabila masih ada yang membedabedakan latar belakang orang lain, maka cobalah untuk "BERKACA PADA BATU" (PLAOSAN)